Fetih Kupasi 2018: Turki - Indonesia - Inggris

Setelah melalui babak penyisihan ketat melibatkan peserta pemanah tradisional dari 50 negara dengan 500 pemanah, turnamen Fetih Kupasi Cup ke-6 di Istanbul Turki, akhirnya menempatkan Turki, Indonesia dan Inggris pada final untuk juara I, II dan III yang akan dipertandingkan pada, Selasa (29/5).

Turki sebagai tuan rumah berhasil memperebutkan juara I dan II. Sedangkan Juara III akan diperebutkan oleh Indonesia dan Inggris.

Pemanah tradisional Indonesia diwakili oleh Indonesian Horseback Archery Sport Association (IHASA/KPBI). Pada turnamen kali ini KPBI mengirim 4 pemanah putra dan 1 pemanah putri. Delegasi dipimpin oleh Ketua Pengawas KPBI, Irvan Pani Mappaseng.

Pada babak penyisihan, wakil KPBI, Sabdurrahman dari KPBI Cabang Aceh dan Roy Ambar dari KPBI Joglo masuk ke babak 16 besar. Selanjutnya Sabdurrahman melaju ke babak 8 besar dan 4 besar. Puncaknya pada Selasa, 29 Mei besok Indonesia dan Inggris bertanding untuk menempati posisi III.

KPBI berterimakasih kepada seluruh anggota KPBI di tanah air yang sudah memberi dukungan dan doa. Juga terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia dan KJRI di Istanbul yang datang langsung memberikan dukungan ke lokasi turnamen di Okcular Vakfi.

Tak lupa terimakasih kepada Pemerintah Kota Langsa, KONI, dan DPRD yang sangat serius mendukung wakil Aceh pada turnamen kali ini.

Dengan segala kekurangannya, ini yang baru bisa dipersembahkan KPBI untuk pengembangan panahan tradisional di Indonesia. Semoga tanggal 29 besok, bisa memberikan yang terbaik.

fetihkupasi-kontingen